CORRECTIO FRATERNA: MELIHAT "YANG LAIN", DALAM KEBERLAINANNYA - Percik Permenungan

Percik Permenungan

Blog ini berisi renungan dan berbagai katekese tentang iman Katolik.

"Selamat Bergabung & Merenung"

"Selamat Bergabung & Merenung"

Postingan Populer

Cari Blog Ini

Selasa, 16 November 2021

CORRECTIO FRATERNA: MELIHAT "YANG LAIN", DALAM KEBERLAINANNYA

 

 

Oleh:  H. Dasrimin


Emmanuel Levinas hadir sebagai filsuf yang menggugat otoritas filsafat totalitas yang menurutnya melupakan “dia yang lain dalam keberlainannya”. Dalam filsafat totalitas “dia yang lain” itu diserap dalam identitas diri sendiri, direduksikan ke dalam kesadaran “aku” semata-mata, “The other” dijabarkan menjadi “The same.” Bertolak dari kritiknya terhadap filsafat totalitas, Levinas kemudian menyusun sebuah etika baru yang mengutamakan “dia yang lain dalam keberlainannya”. Etika kemudian disebutnya sebagai filsafat pertama. 
 
Siapakah “dia yang lain dalam keberlainannya” itu menurut Levinas? Melalui jalan yang dinamakan Via Negativa, Levinas menyebut “dia yang lain dalam keberlainannya” itu sebagai “yang bukan aku”. Yang lain adalah yang bukan aku. Untuk memahami “yang lain” aku tidak dapat memulai dari diriku, karena memulai dari diriku berarti memulai dari dunia pemahaman dan persepsiku. Jalan yang baik untuk memahami “yang lain” adalah memulai dari dunianya, yaitu dari keberlainannya. Maka dalam memberikan penilain (correctio) kepada sesama kita, ada bahaya jika kita berangkat dari dunia kita sendiri dan bukan memulai dari dunianya.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar