Iman berarti percaya akan Allah, percaya bahwa Dia sungguh mengasihi kita, bahwa Dia hidup, dan tidak meninggalkan kita. Mari kita percaya pada Injil yang menyatakan kepada kita, bahwa Kerajaan Allah sudah hadir di dunia ini dan sedang berkembang dengan berbagai cara. Kerajaan itu ada di sini, datang lagi, berjuang untuk berkembang secara baru. Kenbangkitan Kristus di mana pun menumbuhkan tunas-tunas dunia baru, bahkan jika dipotong, tunas-tunas itu tumbuh kembali, karena kebangkitan Tuhan sudah menembus alur cerita yang tersembunyi ini, karena Yesus tidak bangkit sia-sia. Marilah kita tidak tinggal di pinggir jalan pengharapan yang hidup ini. Roh kudus berkarya sesuai dengan kehendak-Nya, kapan Dia mau dan di mana Dia mau; kita mempercayakan diri kita tanpa mengharapkan melihat hasil-hasil yang terlihat nyata. Kita hanya tahu bahwa komitmen kita itu perlu. Marilah kita belajar untuk beristirahat dalam kelembutan tangan Bapa di tengah-tengah komitmen kita yang kreatif dan murah hati; marilah kita terus bergerak maju; marilah kita meletakkan segala hal di dalam Dia, membiarkan Dia membuat upaya-upaya kita berbuah pada waktu sebagaimana yang Dia pandang baik (EG 278-279).
Postingan Populer
-
Ilustrasi Yohanes berkotbah di padang gurun (Foto: alkitabonline.org) Bacaan-bacaan Kitab Suci selama masa adventus, secara k...
Cari Blog Ini
Rabu, 17 November 2021
Home
Unlabelled
MENANTIKAN KARYA ROH KUDUS (NOVENA PENTAKOSTA HARI KE-5)
MENANTIKAN KARYA ROH KUDUS (NOVENA PENTAKOSTA HARI KE-5)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar